Budaya suku sasak kemaliq renget
Dari hasil wawancara yang saya tangkap pada narasumber. Ia mengatakan kemaliq itu sebagai perasasti leluhur sasak karena itu menjadi bukti bahwa leluhur kita merupakan orang islam. Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa narasumber merupakan kepala dusun dan beliau juga keturunan kelima yang mempunyai hak untuk mengurus kemaliq ini.
Bagi masyarakat Sasak, kemaliq memiliki makna yang sangat sentral. Bukan hanya bagi diri pribagi tetapi juga kehidupan sosial. Selain itu masyarakat sasak memandang kemaliq sebagi satu kesatuan penanda kehidupan di gumi paer (tanah air). Penanda-penanda inilah yang merepresentasi ekpresi energi kosmos pada suatu ruang dan meneruskan gelombang energi titik pusat, yaitu Rinjani. Dalam hal ini bisa dilihat keberadaan Gunung Raden dan Gunung Tunaq di pantai selatan, Kemaliq Batu Dendeng, Kemaliq Gunung Sasak, Kemaliq Lingsar, Sumur Banyurip, Sumur Batu Peropok, Kemaliq Gunung Nap-Nap, Kemaliq Batu Bongkok, Legenda Anak Iwoq, Mitologi Dewi Anjani, Legenda Mandalika, dan banyak lagi yang tersebar di seluruh Pulau Lombok.
Secara kosmologis kemaliq merupakan penanda energi yang berasal dari Gunung Rinjani. Sehingga secara fisik kita melihat berupa tempat mata air. Mata air ini berguna untuk dapat menghidupi masyarakat sekitarnya baik untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari dan pengairan sawah. Karena pentingnya kemaliq (sumber mata air) ini masyarakat sangat mengkramatkannya, hal ini bertujuan agar tidak dirusak oleh masyarakat.
Menurut beliau kemaliq itu dikatakan sakral oleh “Baloq Alisah atau Baloq Dendeq” kemaliq itu posisinya dulu ditengah hutan akan tetapi lokasi itu sengaja tidak dihabiskan karena sudah disakralkan. Kemaliq itu menurutnya pusat kosmos bumi ujarnya dalam buku budayawanNTB. Kemaliq itu juga dikatakan sebagai tempat bertafakur para leluhur. Sebenarnya kemaliq terbesar itu adalah gunung rinjani.
Jelasnya lagi kemaliq itu adalah tempat yang disucikan atau dikeramatkan oleh masyarakat islam yang ada di lingsar. Kemaliq artinya sesuatu yang harus dilaksanakan dan pantang untuk dilanggar. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa salah satu contoh kemaliq itu adalah masjid adat bayan. Jadi itu membuktikan bahwa leluhur orang sasak itu adalah islam. Sehingga tempat itu dijaga oleh masyarakat. Bisa diakatakan juga bahwa kemaliq ini adalah warisan tradisi leluhur sebagai bentuk apresiasi dari leluhur kita.
Masjid Kuno Bayan Beleq merupakan peninggalan terpenting dan terbesar yang dapat dijadikan sebagai bukti dan bahan kajian tentang masa awal perkembangan ajaran agama islam dipulau Lombok. Kemaliq memiliki makna yang sangat central. Bukan hanya bagi diri pribadi tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Kemaliq pun dipandan oleh masyarakat sasak sebagai satu kesatuan penanda kehidupan dibumii paer (tanah air).
Masyarakat Sasak pada era terdahulu merupakan masyarakat sufistik yang dikenal dengan Islam wetu telu. Mereka sangat percaya segala sesuatu yang terdapat di bumi merupakan pemberian Allah SWT, yang harus dijaga sebaik-baiknya dan digunakan untuk kemaslahatan manusia. Dengan ketulusan dan kerendahan hati mereka, mereka tidak pernah melarang Raja Bali yang pada saat itu menginvasi Lombok untuk membangun pure di sekitar kemaliq, dengan harapan agar kerukunan hidup tetap terjaga, mereka berprinsip “sopoq jakne tulak jok sak sekek” artinya: Kita berasal dari yang satu dan akan kembali kepada yang satu. Filosfi memiliki makna yang sangat mendalam bagi setiap para pemegang Islam pada saat itu. Hidup di dunia ini hanya persinggahan belaka tidak ada yang perlu dibanggakan atau disombongkan karena semua adalah pemberian Deside Allah SWT.
Mengingat pentingnya peninggalan tersebut sesuai dengan Undang-Undang No. 11 tentang cagar budaya jadi sangat perlu dilindungi karena peninggalan islam di indonesia udah dikenal sejak abad ke VII masehi dengan ditemukannya makam Fatimah binti maimun yang berangka tahun 1084 M. karena pentingnya cagar budaya, maka kehilangan, kerusakan dan kemusnahan atas cagar budaya tersebut akan sangat merugikan, karena kita akan kehilangan suatu bukti dan sumber sejarah.
Jadi dari hasil pemaparan saya itu dapat disimpulkan bahwa kemaliq adalah suatu tempat yang disakralkan dan dikeramatkan oleh masyarakat karena di anggap sebagai warisan tradisi leluhur. Dengan kata lain setiap tempat yang dibilang suci harus memiliki aturan yang perlu dilakukan maupun yang tidak boleh dilakukan. Kemaliq juga bias dibilang sebagai pemersatu dikalangan kepercayaan masyarakat yang abstrak.
Bagus.....bisa menambah wawasan
BalasHapusBagus dapat menambah wawasan👍
BalasHapusBagus untuk untuk menambah wawasan,terus berkarya 👏👍
BalasHapusSemangat nulis ❤️
BalasHapusMasyallah bagus,ilmunya sangat bermanfaat
BalasHapusMantap🔥
BalasHapusBagus bang, bisa menambah wawasan,terus berkarya💪🇮🇩
BalasHapusGreat bro, add insight
BalasHapusMantap👍, terus berkarya
BalasHapusIlmu yang sangat bermamfaat👍🏿
BalasHapusLuar biasa👍🏻
BalasHapusSsssssssseeeeeeeeemmmmmmaaaaannnnnnnggggggggaaaaaaaattttttttttttttttttt💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
BalasHapusInformasi yang sangat menarik dan bisa menambah wawasan. Semangat yaa!
BalasHapusinformasi nya cukup menarik
BalasHapus